Friday, February 20, 2009

Pasar Baru di Industri Musik

Industri musik saat ini sudah sangat maju dan menjanjikan sebagai jalan hidup. Karena tidak hanya menyalurkan hobby saja, industri musikpun juga sudah membuat para seniman berani untuk menggantungkan hidupnya didunia musik. Karena memang sekarang musik sudah dapat menghasilkan uang yang tidak sedikit. Bahkan industri juga tidak hanya menguntungkan untuk para seniman tapi juga para producer yang membiayai rekaman para seniman. Industri musik juga mampu membuka peluang kerja untuk masyarakat diluar para seniman, karena banyak dibukanya pabrik-pabrik pencetak kaset, cd, vcd, dan dvd yang merupakan media penyimpan dan pemutar audio yang banyak kita manfaatkan saat ini. Juga banyak dibukanya distributor, agen dan pengecer yang otomatis banyak membutuhkan tenaga kerja. Industri musikpun merupakan salah satu penghasil devisa untuk negara melalui pajak (PPN).

Di Indonesia industri musik munakin belum terlalu lama, t idak seperti di Eropa ataupun di Amerika. Karena memang industri musik berawal dari sana. Sekitar awal abad 20an mungkin di mulainya industi musik. Yang saat itu masih dipenuhi dengan musik musik orkestra dan musik-musik klasik lainnya. Industri musik dimulai saat ditemukannya media player / pemutar musik pertama yaitu piringan hitam.

Industri musik mengalami pasang surut, tidak hanya di Indonesia tapi juga dialami di seluruh dunia. Dimana semua seniman sedunia mengeluh akan adanya pembajakan hasil karya mereka, yang baik langsung ataupun tidak berpengaruh kepada para seniman karena efeknya adalah berkurangnya pendapatan mereka dari hasil penjualan karya-karya mereka.

Hingga saat inipun sebenarnya kita masih sanat mudah untuk mendapatkan barang haram tersebut, kita cukup mencarinya dipinggiran jalan-jalan, di pasar-pasar, di kios-kios dalam mal dan berbagai tempat-tempat lain. Bahkan di salah satu tempat perdagangan elektronik terbesar di negeri ini barang_barang haram tersebut seperti sudah mendapatkan keabsahan hingga transaksi jual belinyapun sudah tidak perlu lagi untuk sembunyi-sembunyi lagi.

Ironis memang melihat semua kegiatan itu. Atau mungkin memang sudah tidak ada lagi hati nurani dari para pembajak dan para konsumennya. Atau mungkin mereka tidak merasa bahwa mereka telah membunuh para seniman yang berkarya dengan semua kemampuannya dengan pelan-pelan. Padahal mereka juga selalu di hibur dengan karya-karya tersebut setiap harinya.

Keadaan tersebut sebenarnya sudah lama ingin dibumi hanguskan oleh para seniman dan produser. Bahkan dalah satu organisasi pemusik di republik ini telah mengajukan kepada Presiden untuk mengeluarkan Undang-Undang tentang pembajakan, namun ternyata tidak semudah itu pembajakan hilang dari mka bumi.

Beruntung kemajuan teknologi tidak hanya memihak kepada para pencuri-pencuri itu. Kini ada media baru di industri musik, yaitu RBT (Ring Back Tone). Industi musik baru ini di mulai saat para vendor provider membuka peluang dalam bisnis barunya yaitu RBT. Dengan pembagian yang transparan para provider dan CP (Content Produck) mengajak para seniman dan produser untuk bekerja sama. Dimana kedua belah pihak mendapatkan keuntungan yang bisa di bilang tidak sedikit.

Meski pembagian hasil dari setiap provider kepada para seniman dan produser bermacam-macam tapi setidaknya media industri baru ini mampu memberikan semangat baru untuk seniman yang hampir-hampir putus asa dan takut untuk berkarya lagi karena maraknya pembajakan.

Saat ini tidak sedikit seniman dan produser yang telah menikmati hasil dari media industri baru itu. Bahkan ada beberapa musisi yang penjualan albumnya berbanding berbalik dengan penjualan RBTnya. Menurut survey beberapa album yang penjalannya jeblok di pasaran di RBT mereka menguasainya dan meraup keuntungan yang kalau dihitung seperti penjualan album mencapai jutaan copy.

Semoga media industri ini bisa bertahan dan juga semoga akan ada media-media industri baru yang mucul agar para seniman tetap bersemangat untuk berkarya. Dan hilangnya pembajakan di muka bumi ini. Amien. (fiet/mu-6)

More......

Sunday, January 25, 2009

ngasih pe-er eh dapet award




Waduh gimana ceritanya ini aku yang ngasih pe-er aku juga yang dapet award, thanks banget ya budhe atas perhatian, dukungan, n awardnya. Tapi juga jangan bingung - bingung sama blog ku ya karena aku memang punya dua blog yang jauh berbeda, cuman males bikin templete jadi ya aku samain aja cuman judul n isinya beda buanget.


Ditunggu juga loh budhe dukungan dan sumbangannya buat Taman Baca dan juga sumbangan dari temen-temen blogger yang lain, karena jujur aja ga mungkin kami bisa berdiri sendiri tanpa bantuan yang laen. Sekali lagi terima kasih banyak ya budhe, tak lupa juga terima kasihku buat temen temen blogger yang laen yang sudah membantu dan mensuport Taman Baca God Bless U All.

More......

Monday, January 19, 2009

pe - er & award












Sebenernya bukan kebiasaanku memberikan pe - er apa lagi award buat siapapun (karena emang nyatanya aku bukan seorang guru yang biasa mengajar dan memberikan tugas buat para muridnya, dan juga bukan seorang promotor yang sedang bikin sebuah festival hehe...). Tapi karena menurut teman - teman itu merupakan hal yang wajar dan biasa sekaligus mempererat hubungan sesama blogger akhirnya aku pun mencoba untuk membuat pe - er ini, sekaligus untuk mengenalkan kegiatanku bersama temen - teman lain yang sedang membuat sebuah taman baca. Semoga pe - er ini benar - benar bisa mempererat hubungan kita sesama bloger, amien.

Ini pertanyaannya :
1. seberapa sering anda membaca
2. apa pentingnya membaca menurut anda
3. seberapa besar pengaruh membaca buat anda
4. seberapa luas anda menyebarkan kebiasaan membaca


Kayaknya segitu aja dulu pe - er nya (emang lom ketemu lagi yang mau di tanyain hehe...) dan jangan lupa sebarkan juga kepada teman yang lain. Itung - itung buat nyebarin minat baca buat semua orang di bumi Indonesia ini.

Pe - er ini buat semua blogger di dunia maya, yang saya tunggu kontributornya untuk taman baca yang sedang mulai kami rintis. Terima kasih.

More......

Saturday, January 17, 2009

Pilihan yang.........

Sudah cukup lama sebenarnya aku dihubungi temanku untuk membantunya membuat sebuah taman baca,sejak jauh jauh hari mereka telah memintaku untuk meluangkan waktu agar bisa membantunya. Bukan hanya sekali mereka memintanya sampai sampai aku ga enak dibuatnya.

Tapi ternyata Tuhan masih punya keinginan lain yang memaksaku untuk melakukan hal lain yang juga merupakan pekerjaanku. Malam sebelum keberangkatanku membantu mereka, sebuah nomor yang sudah sangat ku kenal menghubungiku, dia menginginkan pekerjaanku diselesaikan paling lambat besok karena alasan yang cukup menggembirakan. Dengan perasaan yang campur aduk aku harus memilih.

Dengan berat hati aku akhirnya memilih untuk mengerjakan pekerjaanku, meskipun sebenarnya aku juga ingin membantu teman teman yang sedang berjuang untuk kebaikan di tempat yang lain. Dengan perasaan menyesal ku hubungi temanku dan menyampaikannya bahwa aku belum bisa membantunya untuk acara besok. Meskipun agak berat tapi temanku akhirnya merelakannya.

sory guy's

More......

Wednesday, January 14, 2009

Perjuangan Yang Melelahkan

Hari ini begitu gelap, mendung tak pernah pergi dari langit yang biasanya cerah, bahkan matahari pun tak mampu menembusnya. Tapi hari ini aku ingin teeap memulainya dengan semangat, walaupun sebenarnya kamar tidurku selalu menggoda, bahkan kasur, bantal dan guling yang sejak semalam menemaniku memanggil manggilku untuk kembali padanya.

Senin yang begitu gelap dan selalu di benci semua orang membuatku sedikit terpengaruh untuk ikut membencinya, meskipun sebenernya aku tak pernah membenci hari apapun karena aku tak pernah berurusan dengan jadwal yang membosankan. Untungnya senin ini aku sudah punya acara yang sudah kurencanakan sebelumnya, jadi senin kelabu ini mungkin akan aku lalui dengan cepat.

Jam 2 siang aku meluncur dengan seperangkat senjata andalanku yang aku miliki, ditambah dengan beberapa amunisi hasil pinjaman teman. Tak sampai satu jam aku sudah sampai di tempat tujuanku, dengan semangat 45 yang pernah diwariskan pahlawan pahlawan ku buka semua senjata dan amunisiki, sebuah laras panjang dengan 24 fret, EMG pick up,treemolo up down, seperangkat tube marshall, dan sekotak amunisi zoom G 7.0, siap meluncurkan not not yang selama ini bersemayam di dalam otakku.

Semua senjata sudah menunjukkan on ketika aku mulai menarik jari kananku yang di barengi langkah jari kiriku perlahan di atas fret fret laras panjangku. Semua medan yang aku lalui semakin panjang dan tak semuanya lancar, namun itu semua tak mematahkan semangatku untuk mengatasinya, tiap detik yang aku lalui terasa begitu cepat hingga aku melupakan semua, dan semakin tenggelam bersama dengan not not yang melunur dari setiap petikan petikan string yang mungkin bisa menyayat tubuh musuh musuhku.

Ternyata dugaanku benar waktu akan berjalan sangat cepat, jam 11 malam lewat 23 menit akhirnya semua rintangan telah terselesaikan dengan sempurna, aku pun bisa bernafas dengan lega. meski dengan nafas yang terburu, aku merasa sangat puas, berakhir juga perjuangan ku hari ini.

Awalnya aku memutuskan untuk langsung pulang ke barack tapi ternyata cuaca masih belum berubah sama sekali, masih tetap mendung di bareng rintik hujan yang tak henti henti membasahi tanah tanah. Aku pun coba untuk menunggu sampai reda, bersama dua prajurid lain yang belum juga menemui pertempurannya sendiri. akhirnya kami pun berbagi pengalaman. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 3 lewat 12 menit, tapi mataku belum juga didatang rasa kantuk, yang akhirnya memaksaku untuk kembali membakar sebatang rokok yang masih tersisa.

Tak tahu pukul berapa pastinya yang jelas setelah adzan subuh aku merasa terlelap.
Perjuangan yang melelahkan.

More......

Saturday, January 10, 2009

pe-er taman baca

gimana ya rasanya ???? sebenernya ini pe-erku yang pertama hehehehe..... tapi thanks dext ahkirnya ada juga yang ngasih pe-er walaupun sebenernya aku ga pinter pinter amat hehehe
siap-siap ya dext aku jawab pe-ernya

Seberapa pentingkah menyebarkan kebiasaan membaca?
a. Bagi anda sendiri?
b. Bagi orang terdekat anda?
c. Bagi keluarga anda?
d. Bagi pemerintah anda?
e. Bagi institusi anda?
f. Bagi organisasi anda?
g. Bagi kelompok anda?
h. Bagi masa depan anda?
i. Bagi agama anda

tapi ngomong-ngomong pertanyaannya berapa sih??????? perasaan tadi waktu ku baca cuman satu deh tapi kok buanyak buanget ya hehehehe.....

nh jawabannya broo

a. puenting buangetlah pa lagi kan tadi diatas da aku bilangin klo aku ga pinter-pinte amat(kayaknya sih lebih deket ke bego hahaha)

b. ya penting juga lah man, kan klo deket ma aku n ga mo baca tar ikut ketularan kayak aku yang bego hihihihi.....

c. jelas penting, kan mereka keluarga gw, baca kan nambah wawasan dan pengetahuan, jd ya keluargaku jangan sampai jadi orang orang yang ga berwawasan n ga punya pengetahuanlah bro (kan malu masa satu keluarga bego semua biarin cukup aku aja jangan yang lain hahahaha)

d. ya mudah mudahan penting bro, yang aku tahu mereka sebenernya banyak baca, tapi ya ga tahu, mereka baca apa n bacaannya bisa ga bikin mereka lebih sering lihat ke dalam rumahnya dari pada liatin rumput tetangga yang mang jelas lebih hijau karena pemerintahannya mungkin baca buku yang lebih bermanfaat buat keluarga mereka

e. sebenernya aku ga punya tuh institusi tapi aku jawab aja deh biar tetep bisa ambil awardnya hehehehe.....puenting broo.................

f. ga jauh beda bro... kan gw orang lepas jadi ya ga punya organisasi juga tapi yang jelas baca itu penting banget

g. kelompok apa dulu nih???kalo kelompok bandku jelas karena selain baca lirik mereka juga harus baca not, klo kelompok bermainku juga penting biar ga kalah ceng-cengan ma yang lain, kelompok apa lagi ya????yang jelas di semua kelompokku itu penting broo... kalopun ga penting tar biar gw paksain jadi penting

h. masa depanku????? ya penting bangetlah broo....kalo gw ga baca gimana bisa gw ngadepin persaingan sama yang laen yang jelas lebih pinter otaknya dari pada aku hehehe

i. penting broo... salah satu ajaran di muslim dan mungkin yang paling ditekankan adalah IQRO'yang artinya adalah bacalah, jadi, jawabannya sudah jelas broo.... dan ga diragukan lagi..

uh........... lumayan juga ya ngerjain pe-er ternyata, dah lama banget sih ga ngerjain beginian, kalo ga salah sejak gw di DO dari TK(taman kanak kanak) kali ya....hahahahah

note: temen temen yang lain ikutan juga dong biar lebih seru sekalian bantuin sodara- sodara kita yang butuh banyak membaca ok. atau langsung hubungi

Aalia Kika Syafii Mustain lebih dikenal disini dengan,
The Dexter ,
Jl Akses UI gg: Jambu No. 49
Depok 16425.
081382807409 (24 jam).

More......

Monday, January 5, 2009

Senin Pertama di Tahun Ini

Hari senin pertama di tahun ini awalnya kurasakan tak seperti hari hari sebelumnya. Semuanya akan berakhir dengan kekecewaan. tapi ternyata dugaanku salah besar. Senin pertama ini mungkin awal dimulainya tahun dimana aku berharap banyak untuk mewujudkan semua impian dan cita cita yang selama ini aku dambakan.

Hari senin pertama di tahun ini awalnya kurasakan tak seperti hari hari sebelumnya. Semuanya akan berakhir dengan kekecewaan. tapi ternyata dugaanku salah besar. Senin pertama ini mungkin awal dimulainya tahun dimana aku berharap banyak untuk mewujudkan semua impian dan cita cita yang selama ini aku dambakan.

Sejak bangun dari tidurku yang bisa dibilang ga nyenyak aku memulai hari senin ini. Semua seperti hari hari yang telah lewat. Tak ada rasa lain yang menghampiriku selain rasa jenuh yang sudah lama aku benci, tapi anehnya tak pernah rasa itu meninggalkanku untuk waktu yang lama. Hanya memutar otak saja hari itu, tapi juga tak kunjung ada sesuatu yang menggembirakan datang dalam benakku.

Ketika matahari sudah mulai meninggi rasa bosan ku semakin menjadi. Bahkan rasa malas yang sempat mampir ketetanggapun sepertinya telah pulang. Ditemani rasa bosan dan malas aku coba menghubungi beberapa teman yang sudah tak terlihat beberapa hari ini. Ku coba menanyakan kabar mereka karena hari ini aku benar benar malas untuk keluar dari sarangku.

Setelah beberapa kali berbincang bincang dengan beberapa teman, akhirnya salah satu temanku mengajakku untuk ketemu. seperti mendapat semangat baru akhirnya aku pun memutuskan untuk keluar sarang siang itu, meskipun teman teman team futsalku sudah mulai bersiap untuk latihan rutin hari itu.

Setelah bertemu, ternyata tak banyak yang bincangkan dengannya, malah dia tak butuh terlalu lama untuknya berpamitan. Tapi untungnya tak hanya dia ditempat itu, masih ada teman lain yang nongkrong disana. Bahkan salah satu dari mereka membawa kabar yang bisa membuatku bersemangat kembali, walaupun mungkin itu masih belum bisa dipastikan 100%. Tapi setidaknya keyakinanku telah kembali "TAHUN 2009 TELAH DIMULAI"

More......